5, sisitem informasi manajemen, anggia putri rahayu, hapzi ali, sumber daya komputasi & komunikasi, mercu buana, 2018
SUMBER DAYA KOMPUTASI DAN KOMUNIKASI
Dengan adanya sumber komputasi maka komunikasi
pun berjalan. Dengan adanya jaringan-jaringan para manajer dapat mengunakan
waktunya secara efektif dan efisien khususnya dalam pengambilan keputusan yang
akurat dan tepat. Komunikasi membutuhkan standar karena berbagai perusahaan
peranti keras komputerdan telepon harus mempunyai penyajian data yang sama dan
dapat dipahami disepanjak pergerakan media komunikasi. Untuk mencapai
komunikasi yang baiok maka dari sumber komputasi harus memilki alat-alat yang
cepat, dan aman.
ANALISIS SISTEM
1. Dilakukan
proses penilaian, identifikasi dan evaluasi komponen dan hubungan timbal-balik
yang terkait dalam pengembangan sistem; definisi masalah, tujuan, kebutuhan,
prioritas dan kendala-kendala sistem; ditambah identifikasi biaya, keuntungan
dan estimasi jadwal untuk solusi yang berpotensi.
2. Fase
analisis sistem adalah fase profesional sistem melakukan kegiatan analisis
sistem.
3. Laporan
yang dihasilkan menyediakan suatu landasan untuk membentuk suatu tim proyek
sistem dan memulai fase analisis sistem.
4. Tim
proyek sistem memperoleh pengertian yang lebih jelas tentang alasan untuk
mengembangkan suatu sistem baru.
5. Ruang
lingkup analisis sistem ditentukan pada fase ini. Profesional sistem
mewawancarai calon pemakai dan bekerja dengan pemakai yang bersangkutan untuk
mencari penyelesaian masalah dan menentukan kebutuhan pemakai.
6. Beberapa
aspek sistem yang sedang dikembangkan mungkin tidak diketahui secara penuh pada
fase ini, jadi asumsi kritis dibuat untuk memungkinkan berlanjutnya siklus
hidup pengembangan sistem.
7. Pada
akhir fase analisis sistem, laporan analisis sistem disiapkan. Laporan ini
berisi penemuan-penemuan dan rekomendasi. Bila laporan ini disetujui, tim
proyek sistem siap untuk memulai fase perancangan sistem secara umum. Bila
laporan tidak disetujui, tim proyek sistem harus menjalankan analisis tambahan
sampai semua peserta setuju.
PENGEMBANGAN SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI METODE
ALTERNATIF
Pengembangan sistem metode alternatif dapat
berupa pengembangan sistem metode :
1) Paket (Package)
Ketersediaan paket harus diperiksa, apakah
paket harus dibeli atau mengembangkan STI sendiri.
Kelebihan
Kualitas
paket yang baik
Dapat
digunakan sketika
Harga
paket relative murah
Dapat
digunakan untuk rekayasa ulang proses bisnis
Kompatibel
dengan sesame oengguna paket
Kelemahan
Tidak
sesuai untuk aplikasi yang unik
Perbaikan,
modifikasi dan pengembangan paket sulit dikerjakan sendiri
Basis
data tidak terintegrasi dengan aplikasi lainnya
Ketergantungan
dari pemasok
Tidak
memberikan keuntungan kompetisi
2) Metode Prototip (Prototyping)
Prototyping adalah pengembangan yang cepat dan
pengujian terhadap model kerja (prototipe) dari aplikasi baru melalui proses
interaksi dan berulang-ulang yang biasa digunakan ahli sistem informasi dan
ahli bisnis.
Keunggulan prototyping adalah :
1. Adanya
komunikasi yang baik antara pengembang dan pelanggan.
2. Pengembang
dapat bekerja lebih baik dalam menentukan kebutuhan pelanggan.
3. Pelanggan
berperan aktif dalam pengembangan sistem.
4. Lebih
menghemat waktu dalam pengembangan sistem.
5. Penerapan
menjadi lebih mudah karena pemakai mengetahui apa yang diharapkannya.
kelemahan prototyping adalah :
1. Pelanggan
tidak melihat bahwa perangkat lunak belum mencerminkan kualitas perangkat lunak
secara keseluruhan dan belum memikirkan peneliharaan dalam jangka waktu yang
lama.
2. Pengembang
biasanya ingin cepat menyelesaikan proyek sehingga menggunakan algoritma dan
bahasa pemrograman sederhana.
3. Hubungan
pelanggan dengan komputer mungkin tidak menggambarkan teknik perancangan yang
baik.
3) Metode Pengembangan Oleh Pemakai (End User
Computing Atau End User Devolopment)
Jika dampaknya sempit, yaitu hanya pada
individu pemakai sistem yang sekaligus pengembang sistem itu saja, maka EUC
(end user computing) dapat dilakukan. Sebaliknya jika dampaknya luas sampai ke
organisasi, pengembangan sistem EUC akan berbahaya, karena jika terjadi
kesalahan, dampaknya akan berpengaruh pada pemakai sistem lainnya atau pada
organisasi secara luas.
Kelebihan
Menghindari
masalah kemacetan di departmen sistem informasi jika harus dikembangkan di
departmen tsb.
Kebutuhan
pemakai sistem dapat lebih terpenhi.
Meningkatkan
keterlibatan pemakai didalam pengembangan sistem.
Kekurangan
Tidak
semua pemakai sistem mempunyai pemahaman tentang teknologi sistem informasi.
Memiliki
risiko mengganggu bahkan merusak sistem informasi lain.
Kelemahan
teknis.
4) Metode Outsourcing
Outsourcing adalah metode penggunaan sumber
daya manusia yang berasal dari pihak eksternal (pihak ketiga) untuk menangani
atau membangun sistem perusahaan dengan cara membeli aplikasi dengan vendor.
Perbedaan metode konvensional dengan metode
alternatif. Dengan metode pengembangan secara konvensional, yaitu metode siklus
hidup pengembangan sistem, yang dikembangkan oleh analisis sistem. Alasan
menggunakan metode ini digunakan untuk mengembangkan sistem teknologi informasi
yang kompleks. Selanjutnya pengembangan sistem teknologi informasi alternatif
model paket dilakukan dengan membeli paket perangkat lunak yang ada. Paket
sekarang banyak tersedia di pasaran karena banyak aplikasi bisnis yang bersifat
umum seperti tersedia di pasaran karena banyak aplikasi bisnis yang bersifat
umum seperti misalnya aplikasi akuntasi, keungan dan aplikasi-aplikasi lainnya.
Jika paket tersedia perusahaan tidak perlu merancang dan menulis program
sendiri aplikasinya.di dalam memilih paket, terdapat beberapa faktor yang harus
diperhatikan yaitu :
1) spesifikasi yang dibutuhkan oleh
perusahaan,
2) ketersedian paket,
3) mengevaluasi kemampuan paket.
Apabila paket tidak tersedia, prioritas kedua
biasanya jatuh pada outsourcing. Berikutnya yang perlu dipertimbangkan adalah metode
prototyping. Metode prototyping banyak digunakan untuk mengembangkan sistem
teknologi informasi yang harus segera dioperasikan.
1. Pengolahan data secara
elektronik merupakan serangkaian kegiatan yang dimaksudkan untuk penyediaan
informasi dengan menggunakan computer yang mencakup pengumpulan, pemrosesan,
penyimpanan, dan pengawasan hasil olahan tersebut. Pengertian diatas menunjukan
dengan jelas bahwa langkah pertama dalam proses pengolahan data ialah
pengumpulan data. Para pengambil keputusan memerlukan informasi yang bermutu
tinggi. Oleh karena itu para tenaga professional yang berkecimpung dalam
kegiatan pengolahan data harus berupaya agar dalam menjalanka fungsinya,
terdapat jaminan bahwa mutu data yang dikumpulkan tinggi, relevan dengan kepentingan
pemakai, digali dari sumber yang dapat dipercaya baik internal maupun
eksternal.
Langkah
kedua ialah pengolah data, yaitu proses mengubah bentuk dan makna data menjadi
infomasi dan dapat digunakan dalam mendukung berbagai kegiatan pengambilan keputusan.
Perubahan bentuk dan makna tersebut bersifat kritikal karena pada dirinya data
tidak mempunyai nilai instrinsik bagi pengambilan keputusan.
Langkah
ketiga ialah penyimpanan. Keluaran pengolahan data berupaya informasi harus
disimpan sedemikian rupa sehingga keamanannya terjamin, hemat biaya dan mudah
ditelusuri dan diambil apabila diperlukan. Pentingnya pengamanan informasi
dapat dilihat dari paling sedikit tiga sudut pandang, yaitu agar tidak jatuh
ketangan orang atau pihak yang tidak berhak, aman terhadap kerusakan karena
tempat dan cara penyimpanan yang tidak tepat, aman terhadap kerusakan karena
tempat dan cara penyimpanan yang tidak tepat, aman dari bahaya kebakaran.
Langkah
ke empat ialah pengawasan. Maksudnya ialah agar system pengolahan data yang
sudah ditetapkan diikuti sepenuhnya oleh para penanggung jawabnya. Artinya
urutan langkah yang perlu diambil benar-benar diikuti karena dengan demikian
mampu menghasilkan informasi yang memenuhi kebutuhan berbagai pihak yang
memerlukan.
2. Software Jadi
Software ini sudah
dibuat di awal berdasarkan riset ke lapangan sehingga secara pasti penyedia
sudah membuat paket-paket edisi yang cocok untuk berbagai bidang usaha yang ada
di lapangan baik skala mikro, kecil, menengah, maupun besar. Perusahaan melalui
pebisnis atau pegawai yang bersinggungan langsung dengan akuntansi dapat
langsung memilih edisi apa yang cocok atau paling tidak nyaris mendekati dengan
alur bisnisnya. Tentunya sebelum memilih edisi yang sudah jadi ini, perusahaan
berhak konsultasi kepada tim konsultan produk penyedia secara perinci sehingga
memperoleh rekomendasi yang tepat. Karena jenis software ini sudah dibuat
diawal tanpa dimungkinkannya pengubahsuaian program (tidak dapat dimodifikasi)
namun hanya dimungkinkan upgrade fasilitas, layanan purnajual pun terjamin,
katakanlah pelatihan (training) dan layanan bantuan baik gratis maupun
berbayar. Penyedia menyajikan layanan training agar pengguna bisa belajar,
memahami, dan menyesuaikan diri dengan prosedur input di software jadinya.
Sasaran perusahaan
akan software jadi ini tidak harus selalu perusahaan besar, tetapi juga
institusi pendidikan, jasa, nirlaba, perusahaan skala kecil bahkan dapat juga
diimplementasikan untuk pembukuan rumah tangga. Inilah mengapa software ERP
dengan model yang sudah jadi ini banyak menjadi incaran perusahaan dengan
pertimbangan ke-simpel-annya, implementasi cepat, dan jaminan layanan
purnajualnya. Software jadi ini bisa juga disebut sebagai software semi-ERP.
Software Pesanan
Menurut namanya,
software ini memang dibuat berdasarkan pesanan perusahaan alias belum ada wujud
barunya jika belum ada yang memesan. Penyedia akan membuat software ERP model
pesanan ini jika ada perusahaan yang menjadi prospek proyeknya. Karena modelnya
berupa pesanan, banyak tahapan yang harus dilalui oleh perusahaan agar
pertimbangan memilih software ini tidak salah langkah. Adapun tahapan yang
harus dilalui sebagai berikut:
1. Persiapkan
data secara perinci alur kegiatan bisnis yang terdiri dari setidaknya 3 alur
utama yakni kegiatan operasional, kegiatan keuangan dan akuntansi, dan kegiatan
departemen sumber daya manusia (HRD).
2. Pertimbangkan
apakah langkah menggunakan software ERP modifikasi/ pesanan ini dapat
mengembangkan kinerja perusahaan dan bagaimana proyeksinya.
3. Pertimbangkan
apakah para pelaku usaha/ tenaga kerja sanggup mengimplementasikan software ERP
model ini.
4. Pertimbangkan
anggaran beban yang harus dikeluarkan untuk investasi di software ERP pesanan
ini.Pemilihan penyedia/ vendor yang bonafide.
5. Konsultasikan
secara lengkap semua poin 1 hingga 5 kepada penyedia.
Ini adalah 6 poin
utama yang harus dilalui meskipun ada poin lainnya yang mungkin bisa
ditambahkan. Dari uraian di atas, yang akan terlintas di pikiran Anda pasti
pemilihan software model ini biasanya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan
berskala besar. Ya, pemikiran Anda tepat. Pasalnya dana yang wajib
diinvestasikan untuk satu sistem ERP pesanan ini biasanya tidak kurang dari
ratusan juta rupiah dan tentunya memerlukan waktu berbulan-bulan bahkan tahunan
agar bisa memulai implementasinya (ini pun baru tahap awal).
Adapun kendala yang
ditemui untuk memulai penerapan software ERP pesanan adalah sebagai berikut:
1.
Investasi sangat mahal sebab ERP model modifikasi ini merupakan
software yang bias
diubahsuai (modified) berdasarkan
kebutuhan perusahaan.
2. Tidak ada jaminan keberhasilan implementasi di suatu perusahaan
meskipun ada juga
perusahaan yang telah membuktikan
keberhasilannya.
3. Karena ia dibuat berdasarkan pesanan alur operasional
perusahaan, proses
pembuatannya tidak jarang memerlukan waktu
berbulan-bulan bahkan tahunan.
4. Hal ini dapat terjadi karena pihak penyelenggara harus menguji
coba software
buatannya dan memastikan sedikit bug yang kemungkinan
muncul.
5. Lamanya pengembangan software dan implementasi inilah yang
menjadi salah satu
sebab harganya sangat menjulang tinggi.
6. Pelatihan yang berterusan kepada para
pegawai yang menjalankan sistem ini.
7. Biaya layanan purnajual seperti
pemeliharaan dan bantuan yang cukup besar dan
biasanya dibayar di muka untuk jangka waktu
tertentu.
Oleh sebab itu, investasi di bidang software
ERP harus dimulai dengan pembelajaran
pengalaman dari suksesor terdahulu diiringi
dengan metode perencanaan yang tepat.
Sebaiknya kenali skala bisnis Anda dan kenali
kebutuhan yang tepat.
Apakah software ERP tailor made cocok untuk Anda? Jika ini bukan
pilihan Anda, Anda
layak mengintip software akuntansi dan
manajemen bisnisyang kami sediakan dengan
mudah untuk berbagai jenis bidang usaha. Intip
di banner di bawah ini dan rasakan
langsung kemudahannya.
Daftar pustaka:
Wahyu aprilia, http://apriliawp98.blogspot.com/2018/01/sumber-daya-komputasi-dan-komunikasi.html (02 januari 2018)
Widuri muthiara, http://muthiara086.blogspot.com/2017/04/forum-sim-5-pada-tugas-studikasus.html (03 april 2017)
Comments
Post a Comment